

Warung yang menghadirkan permainan memiliki beberapa keunikan. Keunikan itu bisa jadi melalui permainan catur ini tercipta interaksi dua arah yang dapat menghasilkan suatu hubungan baru. Entah hubungan itu hubungan pertemanan atau hubungan yang berorientasikan bisnis juga bisa.
Permainan catur ini juga bisa digunakan untuk mengasah otak pelanggan yang datang untuk cangkruk di warung tersebut.
Biasanya yang cangkruk di warung-warung seperti ini sangat beragam. Mulai dari tukang becak, kuli bangunan, bahkan sampai dosen dan pegawai pemerintahanpun sering cangkruk di warung catur. Tidak lupa juga ada mahasiswa yang ikut nimbrung di warung catur ini. Sekalian untuk main catur dan ngopi, dia juga sekalian riset buat tugas DKV3 nya.
Menurut sejarah, cangkruk pertama kali dilakukan oleh orang pedesaan bersama dengan tetangga-tetangganya. Meskipun sekarang kebanyakan orang sudah tidak memaknai cangkruk seperti itu lagi, tetapi masih ada juga orang-orang yang berpikiran untuk menambah teman melalui cangkruk. Hal ini terasa sekali jika anda cangkruk di warung catur.
Warung catur memang merupakan salah satu wadah cangkrukan khas Surabaya. Sama seperti angkringan Jogja, ada juga tempat di kota-kota lain yang mengadaptasi budaya warung catur ini. Jadi sebenarnya, apa sih warung catur ini? Warung catur adalah warung kopi yang menyediakan permainan catur di warungnya sebagai permainan sambil menemani pelanggannya cangkruk. Di warung catur ini, kita bebas mau bermain catur dengan siapa saja. Lawan main kita boleh teman kita sendiri, dan boleh juga orang yang baru saja kita kenal 5 menit sebelumnya.

